Patroli303.com Merupakan Situs Portal Yang Mempunyai Misi Untuk Membongkar Bandar Online Penipu yang Sering Terjadi. Serta Tempat Untuk melaporkan Bandar Online Yang Melakukan Penipuan atau Kecurangan.

Patroli303 : SitusYang Memberikan Infomasi Lengkap Bandar Blacklist dan Info Bandar Online Terpercaya
 TOGELWOWDUA
 TOTOBESAR
 DIATOGEL
 TOTOGENAP
 KEPALATOGEL
 KETUA TOGEL
 TOGELWOW
 EROPA TOGEL
Rekomendasi Patroli303 : Agen Poker Online Terpercaya
POKERWOW GENAPPOKER
SNIPOKER KUMPULQQ
PSPOKER KAKAKDEWAPOKER
KARTUHOKKY PERMATAPOKER

Jumat, 19 April 2019

Patroli303 - Prabowo Diharapkan Dapat Meniru Sikap Jokowi Atas Kemenangannya Dari Quick Count

Prabowo dan Sandi bersama para pendukungnya klaim kemenangan
Patroli303 - Ace Hasan Syadzily, Juru Bicara TKN Paslon nomor urut 01 menganggap jika klaim kemenangan oleh Prabowo berdasarkan hasil hitung cepat internalnya adalah sebuah sikap yang tidak masuk akal. Dia menilai bahwa masyarakat Indonesia tidak mudah untuk dibodohi hanya berdasarkan pernyataan kemenangannya tersebut.

Ace menambahkan, apabila dari proses hitung cepat dapat dipercaya, seharusnya dari metodologi, jumlah sampel dan lainnya lainnya bisa disampaikan ke publik bukan justru ditutupi.

Ace juga menegaskan apabila klaim kemenangan tersebut dapat membuat para pendukungnya untuk tidak siap menerima hasil kekalahan dalam pilpres yang sudah berjalan dengan lancar dan aman.

“Ketidaksiapan menerima kekalahan pada akhirnya dapat melahirkan ketegangan dalam masyarakat,” tegas Ace, Jumat (19/04/2019).
Ace Hasan Mengkritik Sikap Prabowo Subianto

Dia pun meminta Prabowo supaya dapat meniru sikap Jokowi atas kemenangannya berdasarkan dari quick count dari semua lembaga survei yang sudah tersedia.

“Sekalipun menang menurut hitung cepat itu, Pak Jokowi tidak mendeklarasikan kemenangan itu. Beliau menang tanpa ngesorake dengan menunjukan jemawa. Beliau masih meminta masyarakat untuk bersabar,” pujinya terhadap sikap Jokowi.

Ace juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menunggu hasil resmi dari KPU yang saat ini masih melakukan proses perhitungan. “Kita percayakan kepada KPU yang masih mengumpulkan formulir C1 di seluruh TPS. Walaupun kami tahu bahwa dalam pengalaman hitung cepat, antara quick count dengan hasil resmi KPU tidak akan jauh berbeda hasilnya,” tutupnya.


Share:

Kamis, 18 April 2019

Patroli303 - Usai Pemilu 2019, Ma'ruf Amin: Cebong dan Kampret Kita Kubur Aja

Usai Pemilu 2019, Ma'ruf Amin: Cebong dan Kampret Kita Kubur Aja
Ma'ruf Amin dengan istrinya saat ditemui di kediamannya
Patroli303 - Sebelum masa Pemilu 2019 berakhir kemarin, muncul istilah cebong dan kampret yang diviralkan oleh nitizen di media sosial sebagai bentuk dukungan terhadap pasangan calon.

Jika cebong sendiri diartikan sebagai pendukung paslon nomor urut 01, maka kampret diartikan sebagai pendukung untuk paslon nomor urut 02.

Dengan berakhirnya penyelenggaraan Pemilu 2019, Ma'ruf Amin, calon wakil presiden nomor urut 01 menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak menggunakan istilah cebong dan kampret lagi.

“Ya, jangan lagi bunyi lagi. Selesai sampai kemarin. Kita kubur ada cebong ada kampret kubur saja,”  himbau Ma'ruf Amin, Kamis (18/04/2019 ).
Pasangan calon nomor urut 01

Selain menghimbau untuk tidak lagi menggunakan istilah tersebut, Ma'ruf Amin juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukungnya beserta relawan yang telah berpartisipasi terhadap Joko Widodo dan dirinya dalam Pemilu 2019 ini.

“Ya pasti, kita sampaikan terima kasih kepada pendukung yang sudah memilih kami Jokowi dan saya, makasih sebesar-besarnya atas partipasi, kepercayaan dan dukungannya,” tuturnya.

“Ini penghargaan yang luar biasa ini kepercayaan kami memimpin bangsa ini, itu sesuatu yang begitu besar kepercayaan rakyat itu sudah enggak ada yang lebih dari pada kita mendapat mandat dari rakyat,” tutupnya.



Share:

Minggu, 14 April 2019

Patroli303 - Polisi Berhasil Menangkap 6 Orang yang Membawa Uang Asing Sebesar Rp90 Miliar

Patroli303 - Polisi Berhasil Menangkap 6 Orang yang Membawa Uang Asing Sebesar Rp90 Miliar

Patroli303 - Baru-baru pihak kepolisian berhasil menangkap enam orang pegawai money changer yang membawa uang asing ke Indonesia yang dikurskan sekitar Rp90 Miliar .

"Saat ini kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam pegawai yang membawa uang tersebut tetapi belum ditemukan bukti darimana uang tersebut berasal", kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Minggu (14/4/2019).

Keenam pegawai tersebut langsung diamankan saat membawa masuk uang asing tersebut di Bandara Soekarno-Hatta oleh jajaran anggota Polda Metro Jaya.

Diketahui dari keterangan salah satu pelaku, uang tersebut dibeli di luar negeri akan tetapi sampai saat ini pihaknya masih mempertanyakan bukti pembelian tersebut.

"Sampai saat ini masih belum bisa dibuktikan", jelasnya.

Penangkapan keenam pelaku tersebut berhasil dilakukan karena adanya kerjasama dengan pihak bea cukai di Bandara Soekarno-Hatta.

Diketahui bahwa enam orang tersebut datang dari Singapura, dan langsung dilakukan pemeriksaan terhadap koper yang berisi uang tersebut.

"Ada mata uang yen, Singapura, real, selandia baru. Keseluruhan itu jika kita kurs kan berjumlah sekitar Rp90 miliar," tutupnya.



Share:

Kamis, 11 April 2019

Patroli303 - Kisah Seorang Wanita Yang Menikahi Seorang Pembunuh

Patroli303 - Kisah Seorang Wanita Yang Menikahi Seorang Pembunuh

Patroli303 - Seorang perempuan mengaku telah menikahi dan hidup bersama terpidana kasus pembunuhan serta memiliki empat anak.

Sammy Mellor yang kini berusia 29 tahun berasal dari Preston, Inggris. Ia berusia 19 tahun dan bekerja sebagai pelayan bar ketika bertemu suaminya, Stephen Mellor yang kini berusia 41 tahun.

Para pelanggan yang melihat pria itu saling berbisik mengenai kisah Stephen, tapi Sammy tidak peduli dan meminta nomor teleponnya.

Keduanya kencan beberapa kali lalu resmi pacaran. Pasangan itu akhirnya menikah dan memiliki empat anak dan saeorang anak Stephen sebelum mereka menikah.

"Aku tidak pernah terganggu oleh masa lalunya," kata Sammy mengutip Daily Mail.

“Saya yakin setiap orang harus diberi kesempatan untuk berubah. Tidak ada yang membuat saya waspada terhadap Stephen. Dia adalah salah satu orang paling baik yang pernah saya temui.”

Sammy menceritakan bahwa setiap orang yang pertama kali melihat suaminya, selalu menanyakan mengapa dia membunuh.

"Ketika Stephen berkunjung ke rumah, orang-orang membicarakannya, bagaimana dia terlibat dalam pembunuhan itu," jelas Sammy. "Tapi kesan pertamaku tentang dia adalah dia pemalu, dan cukup tampan."

Stephen dikeluarkan dari sekolah pada usia 13 tahun lalu menjadi anggota geng. Dia beberapa kali masuk penjara.

Dia telah menggigit hidung dan telinga korbannya saat dia berusia 17. Dia sudah memakai ekstasi dan heroin.

Stephen juga menceritakan bahwa gengnya terlibat dalam perang wilayah dengan pedagang lain yang dipimpin oleh John Dookie (22).

Ketika persaingan makin memanas, pada 14 Februari 1997, Stephen berniat bertemu Dookie. Namun teman Stephen, Anthony Kirk membawa pisau. Selama pertemuan, Dookie ditikam di perut dan dipukuli habis-habisan.

Stephen mencoba memanggil polisi, tetapi korban meninggal dua hari kemudian.

Stephen dihukum karena pembunuhan dan dijatuhi hukuman seumur hidup, meski dia bukan yang melakukan penusukan.

"Stephen membenci apa yang terjadi malam itu, dan dia merasa dia tidak punya jalan keluar dari kehidupan yang dijalaninya," kata Sammy.

“Dia memberi tahu saya bahwa dia mencoba membantu orang yang meninggal.”

Meskipun masa lalu suaminya kelam, Sammy memuji Stephen karena bersikap romantis. "Dia biasa membelikanku bunga setiap akhir pekan dan buah setiap Rabu karena ada pasar petani tempat dia bekerja," jelas Sammy.

Saat ini Stephen mulai bekerja di The Timpson Foundation, yang bertujuan membantu mengintegrasikan mantan narapidana ke masyarakat.


Share:

PATROLI303 : Tanteku Kesepian Ditinggal Suami Keluar Kota

PATROLI303 : Tanteku Kesepian Ditinggal Suami Keluar Kota

Patroli303 : “Kriing..” suara bunyi handphone alarmku telah berbunyi,memaksa ku untuk bangun dari tempat tidurku. pas ku lihat ternyata waktu telah hampir menuju pukul 8.00 pagi “Wah gawat, aku sudah telat nih” dengan tergesa-gesa aku bangun dari tempat tidur lalu lari ke kamar mandi. Pagi itu aku ada janji untuk menjaga rumah tanteku. tanteku ini orangnya sangat cantik dengan paras wajah seperti artis sinetron, nama beliau adalah tante yanti.tinggi tubuhnya sekitar 170 cm dengan ukurang payudara sekitar 34,memiliki lekukan tubuh bak seperti gitar spanyol.
Oh ya, tante yanti mempunyai dua anak perempuan Dini dan vina. Dini sudah kelas 2 SMA dengan tubuh yang langsing, payudara 36B, dan tinggi 165. Sedangkan vina mempunyai tubuh agak bongsor untuk gadis SMP kelas 3, tinggi 168 dan payudara 36. Setiap aku berada di rumah tante Yanti aku merasa seperti berada di sebuah harem. Tiga wanita cantik dan seksi yang suka memakai baju-baju transparan kalau di rumah.

Kali ini aku akan ceritakan pengalamanku dengan tante Yanti di kamarnya saat ditinggal suami tugas  di luar kota untuk 5 hari. Hari Senin pagi, aku memacu motorku ke rumah tante Yanti. Setelah perjalanan 15 menit, aku sampai di rumahnya. Langsung aku parkir motor di teras rumah. Sepertinya Dini dan Vina masih belum berangkat sekolah, begitu juga tante Yanti belum berangkat kerja.

“Met pagi semua” aku ucapkan sapaan seperti biasanya.“Pagi, Mas Dian. Lho kok masih kusut wajahnya, pasti baru bangun ya?” Vina membalas sapaanku.
“Iya nih kesiangan” aku jawab sekenanya sambil masuk ke ruang keluarga.”Dian, kamu antar Dini dan Dina ke sekolah ya. Tante belum mandi nih. Kunci mobil ada di tempat biasanya tuh.” Dari dapur tante menyuruh aku.“OK Tante” jawabku singkat.“Ayo duo cewek paling manja sedunia.” celetukku sambil masuk ke mobil.
Iya lho, Dini dan Dina memang cewek yang manja, kalau pergi selalu minta diantar.“Daag Mas Dian, nanti pulangnya dijemput ya.” Lalu Dini menghilang dibalik pagar sekolahan.

Selesai sudah tugasku mengantar untuk hari ini. Kupacu mobil ke rumah tante Yanti.Setelah parkir mobil aku langsung menuju meja makan, lalu mengambil porsi tukang dan melahapnya. Tante Yanti masih mandi, terdengar suara guyuran air agak keras. Lalu hening agak lama, setelah lebih kurang lima menit tidak terdengar gemericik air aku mulai curiga dan aku hentikan makanku. Setelah menaruh piring di dapur. Aku menuju ke pintu kamar mandi, sasaranku adalah lubang kunci yang memang sudah tidak ada kuncinya. Aku matikan lampu ruang tempatku berdiri, lalu aku mulai mendekatkan mataku ke lubang kunci. Di depanku terpampang pemandangan alam yang indah sekali, tubuh mulus dan putih tante Yanti tanpa ada sehelai benang yang menutupi terlihat agak mengkilat akibat efek cahaya yang mengenai air di kulitnya. Ternyata tante Yanti sedang masturbasi, tangan kanannya dengan lembut digosok-gosokkan ke vaginanya. Sedangkan tangan kiri mengelus-elus payudaranya bergantian kiri dan kanan.

Terdengar suara desahan lirih, “Hmm, ohh, arhh”. Kulihat tanteku melentingkan tubuhnya ke belakang, sambil tangan kanannya semakin kencang ditancapkan ke vagina. Rupanya tante Yanti ini sudah mencapai orgasmenya. Lalu dia berbalik dan mengguyurkan air ke tubuhnya. Aku langsung pergi ke ruang keluarga dan menyalakan televisi. Aku tepis pikiran-pikiran porno di otakku, tapi tidak bisa. Tubuh molek tante Yanti, membuatku tergila-gila. Aku jadi membayangkan tante Yanti berhubungan badan denganku.

“Lho Dian, kamu lagi apa tuh kok tanganmu dimasukkan celana gitu. Hayo kamu lagi ngebayangin siapa? Nanti aku bilang ke ibu kamu lho.” Tiba-tiba suara tante Yanti mengagetkan aku.
“Kamu ini pagi-pagi sudah begitu. Mbok ya nanti malam saja, kan enak ada lawannya.” Celetuk tante yanti sambil masuk kamar.
Aku agak kaget juga dia ngomong seperti itu. Tapi aku menganggap itu cuma sekedar guyonan. Setelah tante Yanti berangkat kerja, aku sendirian di rumahnya yang sepi ini. Karena masih ngantuk aku ganti celanaku dengan sarung lalu masuk kamar tante dan langsung tidur.

“Hmm.. geli ah” Aku terbangun dan terkejut, karena tante Yanti sudah berbaring disebelahku sambil tangannya memegang Mr. P dari luar sarung.
“Waduh, maafin tante ya. Tante bikin kamu terbangun.” Kata tante sambil dengan pelan melepaskan pegangannya yang telah membuat Mr. P menegang 90%.
“Tante minta ijin ke atasan untuk tidak masuk hari ini dan besok, dengan alasan sakit. Setelah ambil obat dari apotik, tante pulang.” Begitu alasan tante ketika aku tanya kenapa dia tidak masuk kerja.

“Waktu tante masuk kamar, tante lihat kamu lagi tidur di kasur tante, dan sarung kamu tersingkap sehingga celana dalam kamu terlihat. Tante jadi terangsang dan pingin pegang punya kamu. Hmm, gedhe juga ya Mr. P mu” Tante terus saja nyerocos untuk menjelaskan kelakuannya.
“Sudahlah tante, gak pa pa kok. Lagian Dian tahu kok kalau tante tadi pagi masturbasi di kamar mandi” celetukku sekenanya.
“Lho, jadi kamu..” Tante kaget dengan mimik setengah marah.
“Iya, tadi Dian ngintip tante mandi. Maaf ya. Tante gak marah kan?” agak takut juga aku kalau dia marah.

Tante diam saja dan suasana jadi hening selama lebih kurang 10 menit. Sepertinya ada gejolak di hati tante. Lalu tante bangkit dan membuka lemari pakaian, dengan tiba-tiba dia melepas blaser dan mengurai rambutnya. Diikuti dengan lepasnya baju tipis putih, sehingga sekarang terpampang tubuh tante yang toples sedang membelakangiku. Aku tetap terpaku di tempat tidur, sambil memegang tonjolan Mr. P di sarungku. Bra warna hitam juga terlepas, lalu tante berbalik menghadap aku. Aku jadi salah tingkah.

“Aku tahu kamu sudah lama pingin menyentuh ini..” dengan lembut tante berkata sambil memegang kedua bukit kembarnya.
“Emm.., nggak kok tante. Maafin Dian ya.” aku semakin salah tingkah.
“Lho kok jadi munafik gitu, sejak kapan?” tanya tanteku dengan mimik keheranan.
“Maksud Dian, nggak salahkan kalau Dian pingin pegang ini..!” Sambil aku tarik bahu tante ke tempat tidur, sehingga tante terjatuh di atas tubuhku. Langsung aku kecup payudaranya bergantian kiri dan kanan.“Eh, nakal juga kamu ya.. ihh geli Dian.” tante Yanti merengek perlahan.
“Hmm..shh” tante semakin keras mendesah ketika tanganku mulai meraba kakinya dari lutut menuju ke selangkangannya.

Rok yang menjadi penghalang, dengan cepatnya aku buka dan sekarang tinggal CD yang menutupi gundukan lembab. Sekarang posisi kami berbalik, aku berada di atas tubuh tante Yanti. Tangan kiriku semakin berani meraba gundukan yang aku rasakan semakin lembab. Ciuman tetap kami lakukan dibarengi dengan rabaan di setiap cm bagian tubuh. Sampai akhirnya tangan tante masuk ke sela-sela celana dan berhenti di tonjolan yang keras.

“Hmm, boleh juga nih. Sepertinya lebih besar dari punyanya om kamu deh.” tante mengagumi Mr. P yang belum pernah dilihatnya.
“Ya sudah dibuka saja tante.” pintaku. Lalu tante melepas celanaku, dan ketika tinggal CD yang menempel, tante terbelalak dan tersenyum.
“Wah, rupanya tante punya Mr. P lain yang lebih gedhe.” Gila tante Yanti ini, padahal Mr. P-ku belum besar maksimal karena terhalang CD.

Aksi meremas dan menjilat terus kami lakukan sampai akhirnya tanpa aku sadari, ada hembusan nafas diselangkanganku. Dan aktifitas tante terhenti. Rupanya dia sudah berhasil melepas CD ku, dan sekarang sedang terperangah melihat Mr. P yang berdiri dengan bebas dan menunjukkan ukuran sebenarnya.
“Tante.. ngapain berhenti?” aku beranikan diri bertanya ke tante, dan rupanya ini mengagetkannya.
“Eh.. anu.. ini lho, punya kamu kok bisa segitu ya..?” agak tergagap juga tante merespon pertanyaanku.
“Gak panjang banget, tapi gemuknya itu lho.. bikin tante merinding” sambil tersenyum dia ngoceh lagi. Tante masih terkesima dengan Mr. P-ku yang mempunyai panjang 14 cm dengan diameter 4 cm.“Emangnya punya om gak segini? ya sudah tante boleh ngelakuin apa aja sama Mr. P ku.” Aku ingin agar tante memulai ini secepatnya.
“Hmm, iya deh.” Lalu tante mulai menjilat ujung Mr. P. Ada sensasi enak dan nikmat ketika lidah tante mulai beraksi naik turun dari ujung sampai pangkal Mr. P
“Ahh.. enak tante, terusin hh.” aku mulai meracau.

Lalu aku tarik kepala tante Yanti sampai sejajar dengan kepalaku, kami berciuman lagi dengan ganasnya. Lebih ganas dari ciuman yang pertama tadi. Tanganku beraksi lagi, kali ini berusaha untuk melepas CD tante Yanti. Akhirnya sambil menggigit-gigit kecil puting susunya, aku berhasil melepas penutup satu-satunya itu. Tiba-tiba, tante merubah posisi dengan duduk di atas dadaku. Sehingga terpampang jelas vaginanya yang tertutup rapat dengan rambut yang dipotong rapi berbentuk segitiga.

“Ayo Dian, gantian kamu boleh melakukan apa saja terhadap ini.” Sambil tangan tante mengusap vaginanya.
“OK tante” aku langsung mengiyakan dan mulai mengecup vagina tante yang bersih.
“Shh.. ohh” tante mulai melenguh pelan ketika aku sentuh klitorisnya dengan ujung lidahku.
“Hh.. mm.. enak Dian, terus Dian.. yaa.. shh” tante mulai berbicara tidak teratur.

Semakin dalam lidahku menelusuri liang vagina tante. Semakain kacau pula omongan tante Yanti. “Ahh..Dian..shh..Dian aku mau keluar.” tante mengerang dengan keras.
“Ahh..” erangan tante keras sekali, sambil tubuhnya dilentingkan ke kebelakang. Rupanya tante sudah mencapai puncak. Aku terus menghisap dengan kuat vaginanya, dan tante masih berkutat dengan perasaan enaknya.“Hmm..kamu pintar Dian. Gak rugi tante punya keponakan seperti kamu. Kamu bisa jadi pemuas tante nih, kalau om kamu lagi luar kota. Mau kan?” dengan manja tante memeluk tubuhku.“Ehh, gimana ya tante..” aku ngomgong sambil melirik ke Mr. P ku sendiri.
“Oh iya, tante sampai lupa. Maaf ya” tante sadar kalau Mr. P ku masih berdiri tegak dan belum puas.

Dipegangnya Mr. P ku sambil bibirnya mengecup dada dan perutku. Lalu dengan lembut tante mulai mengocok Mr. P. Setelah lebih kurang 15 menit tante berhenti mengocok.
“Dian, kok kamu belum keluar juga. Wah selain besar ternyata kuat juga ya.” tante heran karena belum ada tanda-tanda mau keluar sesuatu dari Mr.Pku.

Tante bergeser dan terlentang dengan kaki dijuntaikan ke lantai. Aku tanggap dengan bahasa tubuh tante Yanti, lalu turun dari tempat tidur. Aku jilati kedua sisi dalam pahanya yang putih mulus. Bergantian kiri-kanan, sampai akhirnya dipangkal paha. Dengan tiba-tiba aku benamkan kepalaku di vaginanya dan mulai menyedot. Tante menggelinjang tidak teratur, kepalanya bergerak ke kiri dan kanan menahan rasa nikmat yang aku berikan. Setelah vagina tante basah, tante melebarkan kedua pahanya. Aku berdiri sambil memegang kedua pahanya. Aku gesek-gesekkan ujung Mr. P ke vaginanya dari atas ke bawah dengan pelan. PErlakuanku ini membuat tante semakin bergerak dan meracau tidak karuan.

“Tante siap ya, aku mau masukin Mr. P” aku memberi peringatan ke tante.
“Cepetan Dian, ayo.. tante sudah gak tahan nih.” tante langsung memohon agar aku secepatnya memasukkan Mr. P. Dengan pelan aku dorong Mr. P ke arah dalam vagina tante Yanti, ujung kepalaku mulai dijepit bibir vaginanya. Lalu perlahan aku dorong lagi hingga separuh Mr. P sekarang sudah tertancap di vaginanya. Aku hentikan aktifitasku ini untuk menikmati moment yang sangat enak. Pembaca cobalah lakukan ini dan rasakan sensasinya. Pasti Anda dan pasangan akan merasakan sebuah kenikmatan yang baru.

“Dian, kok rasanya nikmat banget.. kamu pintar ahh.. shh” tante berbicara sambil merasa keenakan.
“Ahh.. shh mm, tante ini cara Dian agar tante juga merasa enak” Aku membalas omongan tante.
Lalu dengan hentakan lembut aku mendorong semua sisa Mr. P ke dalam vagina tante.
“Ahh..” kami berdua melenguh.

Kubiarkan sebentar tanpa ada gerakan, tetapi tante rupanya sudah tidak tahan. Perlahan dan semakin kencang dia menggoyangkan pinggul dan pantatnya dengan gerakan memutar. Aku juga mengimbanginya dengan sodokan ke depan. Vagina tante Yanti ini masih kencang, pada saat aku menarik Mr. P bibir vaginanya ikut tertarik.
“Plok.. plok.. plokk” suara benturan pahaku dengan paha tante Yanti semakin menambah rangsangan.
Sepuluh menit lebih kami melakukan gaya tersebut, lalu tiba-tiba tante mengerang keras “Ahh.. Dian tante nyampai lagi”

Pinggulnya dirapatkan ke pahaku, kali ini tubuhnya bergerak ke depan dan merangkul tubuhku. Aku kecup kedua payudaranya. dengan Mr. P masih menancap dan dijepit Vagina yang berkedut dengan keras. Dengan posisi memangku tante Yanti, kami melanjutkan aksi. Lima belas menit kemudian aku mulai merasakan ada desakan panas di Mr. P.
“Tante, aku mau keluar nih, di mana?” aku bertanya ke tante.
“Di dalam aja Dian, tante juga mau lagi nih” sahut tante sambil tubuhnya digerakkan naik turun. Urutan vaginanya yang rapat dan ciuman-ciumannya akhirnya pertahananku mulai bobol.

“Arghh.. tante aku nyampai”.
“Aku juga Dian.. ahh” tante juga meracau. Aku terus semprotkan cairan hangat ke vagina tante. setelah delapan semprotan tante dan aku bergulingan di kasur. Sambil berpelukan kami berciuman dengan mesra.”DIan, kamu hebat.” puji tante Yanti.
“Tante juga, vagina tante rapet sekali” aku balas memujinya.
“Dian, kamu mau kan nemani tante selama om pergi” tanya tante kepada dirku.
“Mau tante, tapi apa tante gak takut hamil lagi kalau aku selalu keluarkan di dalam?” aku balik bertanya.
“Gak apa-apa Dian, tante masih ikut KB. Jangan kuatir ya sayang” Tante membalas sambil tangannya mengelus dadaku.

Akhirnya kami berpagutan sekali lagi dan berpelukan erat sekali. Rasanya seperti tidak mau melepas perasaan nikmat yang barusan kami raih dalam cerita Panas kami. Lalu kami mandi bersama, dan sempat melakukannya sekali lagi di kamar mandi.Demikian gan, walau sederhana, tapi cerita panas gue benar benar kejadian nyata alias bukan rekayasa, gue melakukannya dengan tante, ngeseks dengan tante Yanti yang bahenol dan montok, masih seger kayak daun muda gan..Tante tante emang bisa mendatangkan sensasi lebih.
Share:
KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK KONTAK PATROLI303

HIMBUAN PATROLI303



Patroli303.com - Merupakan sebuah media pengawasan terhadap Agen atau Bandar Judi Online yang sering melakukan kecurangan terhadap member atau player, dan bagi member atau player yang merasa dicurangin oleh BO yang tidak bertanggung jawab segera laporkan kepada kami,
Copyright © Patroli303 | Infomasi Agen Online Blacklist Contact Us : BBM Patroli303 | Line Patroli303 | PATNER PATROLI303