Patroli303.com Merupakan Situs Portal Yang Mempunyai Misi Untuk Membongkar Bandar Online Penipu yang Sering Terjadi. Serta Tempat Untuk melaporkan Bandar Online Yang Melakukan Penipuan atau Kecurangan.

Patroli303 : SitusYang Memberikan Infomasi Lengkap Bandar Blacklist dan Info Bandar Online Terpercaya
 TOGELWOWDUA
 TOTOBESAR
 DIATOGEL
 TOTOGENAP
 KEPALATOGEL
 KETUA TOGEL
 TOGELWOW
 EROPA TOGEL
Rekomendasi Patroli303 : Agen Poker Online Terpercaya
POKERWOW GENAPPOKER
SNIPOKER KUMPULQQ
PSPOKER KAKAKDEWAPOKER
KARTUHOKKY PERMATAPOKER

Minggu, 24 Februari 2019

Patroli303 - Enam Jenis Pengelompokan Generasi Manusia, Anda Termasuk Generasi Mana?

Generasi Millenials
Patroli303 - Manusia merupakan sosok makhluk yang termasuk unik. Di kehidupan sehari-hari kita bisa menjumpai beragam macam sifat dan kebiasaan manusia. Seperti generasi yang sering kita dengar oleh telinga setiap orang yaitu generasi milenial.

Munculnya istilah tersebut intinya lebih menggambarkan pengelompokan manusia berdasarkan tahun kelahirannya saja, bukan dari lekatnya gaya hidup mereka dengan modernitas sekarang.

Sebenarnya dari pengelompokan tersebut itu karena setiap generasi yang berbeda memiliki karateristik yang berbeda juga. Itu karena pada umumnya tiap generasi tersebut dipengaruhi oleh lingkungan sosial yang sedang dihadapi semasa hidup mereka. Dan tak mengherankan jika setiap generasi juga memiliki perbedaan sifat atau tabiat yang tersendiri dalam hal pendekatan dan pola adaptasi lingkungan sosial mereka.

Setidaknya dalam waktu 100 terakhir ini, ada enam kelompok generasi manusia yang dikemukakan oleh Graeme Codrington dan Sue Grant-Marshall berdasarkan teori mereka.

Berikut ini adalah enam jenis kelompok generasi yang dimulai dari tradisonalis sampai generasi Alpha :

1. Generasi Tradisionalis (tahun 1922 - tahun 1945)

Manusia yang tergolong kedalam kelompok generasi tradisionalis ini adalah kelompak yang lahir pada zaman The Great Depression. Nenek moyang kita ini harus merasakan hidup dengan kondisi yang serba kekurangan dikarenakan krisis ekonomi global pada saat itu. Mereka juga merupakan saksi sejarah dari berbagai peristiwa terbesar yang terjadi dengan contoh ketika terjadinya Perang Dunia II.

Sisi positif dari generasi tradisionalis ini adalah kebanyakan veteran ini mempunyai jiwa patriotisme yang tinggi, dikarenakan pada masa itu sering terjadi perang dan penjajahan. Oleh karena adanya pengalaman tersebut, mereka sudah diyakini memiliki kemampuan memimpin yang hebat dalam dunia kerja. Rata-rata usia generasi tradisionalis ini sekitar 80 tahun dengan jumlah sekitar 50 juta orang yang masih hidup sampai sekarang.

2. Generasi Baby Boomers (tahun 1946 - tahun 1964)

Mungkin sebagian besar dari orang tua kita termasuk kedalam kelompok generasi baby boomers ini. Dalam kurun waktu tersebut, orang-orang pada masa itu sudah mulai mengalami pertumbuhan kelahiran yang pesat setelah berangsur pulih dari kesulitan-kesulitan masa perang.

Gaya hidup manusia generasi baby boomers cenderung fokus dalam pencapaian karier secara konsisten. Hal ini dilakukan dikarenakan untuk kesejahteraan hidup anak dan cucu mereka nantinya. Dikarenakan masih jauh dari era digital, mereka cenderung lebih menggunakan cara yang lebih konvensional. Namun kini sudah banyak dari generasi ini mulai akrab dalam menggunakan gadget.

3. Generasi X (tahun 1965 - tahun 1980)

Nama dari "X" untuk generasi ini pertama kali dipopulerkan oleh novel yang berjudul "Generation X: Tales for an Accelerated Culture" yang ditulis oleh Douglas Coupland. Generasi X rata-rata mengikuti jejak generasi Baby Boomers karena melihat mereka yang waktunya lebih banyak dihabiskan untuk bekerja. Generasi ini juga sudah mulai mengenal yang namanya komputer dan video game dengan versi sederhana.

Di Indonesia, generasi X dibesarkan dalam situasi serta event politis yang cukup panas dan bergejolak di era pemerintahan Orde Baru. Secara internasional, mereka juga menyaksikan cukup banyak konflik atau kejadian politik global seperti Perang Vietnam, jatuhnya Tembok Berlin, serta berakhirnya Perang Dingin.

4. Milenial (1981-1994)

Work life balance, itulah motto sebagian besar generasi milenial. Tidak melulu mengejar harta, tapi milenial lebih mengejar solidaritas, kebahagiaan bersama, dan eksistensi diri agar dihargai secara sosial. Selain mengalami transisi dari segala hal yang bersifat analog ke digital, milenial atau generasi Y juga ini tumbuh seiring dengan semakin matangnya nilai-nilai persamaan dan hak asasi manusia, sehingga mempengaruhi pembawaan mereka yang bisa dinilai lebih demokratis.

Meski hidupnya tampak selalu bersenang-senang, justru ini generasi yang digadang-gadang tengah memberi banyak pengaruh baik untuk masa depan bangsa. Para milenial lebih jeli dalam melihat suatu peluang, terutama bisnis dengan konsep yang lebih inovatif. Contoh yang paling nyata adalah keberhasilan startup unicorn milik salah seorang milenial Indonesia, yakni Bukalapak.

5. Generasi Z (1995-2010)

Dengan perkembangan teknologi yang semakin berkembang pesat di generasi Z, mereka seolah tak bisa lepas dari gadget dan aktivitas media sosial. 44 persen dari Gen Z memeriksa media sosial setidaknya setiap jam sekali. Alhasil, mereka lebih cepat memperoleh informasi dari pada generasi-generasi sebelumnya. Meski suka dengan hal yang bersifat instan, generasi ini tetap memilik kelebihan tak jauh berbeda hampir seperti ‘kakak-kakaknya’ terdahulu.

Teknologi bagi mereka dapat melakukan apa saja termasuk belajar dan bekerja, bukan sekadar bersenang-senang. Maka tak sedikit dari Gen Z yang kini menjadikan media sosial sebagai lahan mereka untuk mencari penghasilan. Seperti membuka online shop atau menjadi influencer muda.

6. Alpha (>2010)

Sekitar 2,5 juta generasi alpha lahir di setiap minggu. Fakta ini membuat prediksi jumlahnya akan sangat membengkak dengan jumlah sekitar 2 miliar pada 2025.

Seperti dua generasi sebelumnya, mereka yang lahir setelah tahun 2010 sudah familiar dengan teknologi bahkan sejak usia yang sangat belia. Generasi alpha lebih tertarik bermain gadget dibandingkan permainan tradisional anak di era sebelumnya.

Watak mereka dalam bekerja dan bagaimana kecenderungannya menghabiskan uang, sementara belum dapat diprediksi. Mengingat untuk saat ini, umur paling tua dari generasi alpha adalah Sembilan tahun



Share:
KLIK GAMBAR DIBAWAH UNTUK KONTAK PATROLI303

HIMBUAN PATROLI303



Patroli303.com - Merupakan sebuah media pengawasan terhadap Agen atau Bandar Judi Online yang sering melakukan kecurangan terhadap member atau player, dan bagi member atau player yang merasa dicurangin oleh BO yang tidak bertanggung jawab segera laporkan kepada kami,
Copyright © Patroli303 | Infomasi Agen Online Blacklist Contact Us : BBM Patroli303 | Line Patroli303 | PATNER PATROLI303